Karakteristik peserta didik adalah
aspek-aspek atau kualitas yang ada pada diri seorang peserta didik yang terdiri
dari minat, sikap, motivasi belajar, gaya belajar, kemampuan dalam berfikir,
dan kemampuan yang dimiliki sejak awal. Berdasarkan landasan yuridis dan
teoritik, perlu dilakukan identifikasi karakteristik peserta didik. Pertama,
pada Peraturan pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan
bahwa pengembangan pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan tuntutan, bakat, minat, kebutuhan, dan
kepentingan siswa. Kedua, secara teoretik siswa berbeda dalam banyak hal yang
meliputi perbedaan fitrah individual disamping perbedaan latar belakang
keluarga, sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan. Karakteristik peserta didik
itu harus sesuai dengan tahap-tahap perkembangan dari peserta didik tersebut.
Misalnya, seperti keberhasilan di dalam bidang akademik pada sekolah dasar
menjadi hal utama sebagai salah satu pencapaian keberhasilan seorang peserta
didik, oleh karena itu penghargaan yang diberikan kepada mereka yang memiliki
kemampuan akademik tinggi akan sangat dirasakan dan akan membuat mereka merasa
bangga atas apa yang telah dicapainya. Sebaliknya, bagi mereka yang duduk di
bangku sekolah menengah, baik itu menengah pertama maupun menengah atas, akan
mulai memiliki pergesaran pandangan terhadap makna keberhasilan belajar peserta
didik. Perkembangan peserta didik akan berjalan lurus dengan kompleksitas masalah
yang akan dihadapi oleh guru saat mengajar. Kenyataannya yang juga harus
dihadapi oleh guru yaitu meskipun mereka
menghadapi kelompok kelas dengan umur yang tidak beda jauh tetapi guru tidak
bisa memperlakukannya sama saja terhadap perbedaan karakteristik peserta didik.
Setiap satuan kelas itu berbeda dalam hal motivasi belajar, kemampuan belajar,
taraf pengetahuan, latar belakang, dan sosial ekonomi. Hal ini mengharuskan
guru memperlakukan peserta didik yang
berbeda kelas itu dengan pendekatan yang berbeda.
Mengidentifikasi kemampuan awal dan
karakteristik siswa adalah bertujuan untuk menentukan apa yang harus diajarkan
tidak perlu diajarkan didalam pembelajaran yang akan dilaksanakan. Karena itu,
merupakan kegiatan yang sama sekali bukan untuk menentukan pra syarat dalam
menyeleksi peserta didik sebelum mengikuti pembelajaran. Menjadi seorang guru
yang baik memang tidaklah cukup dengan mengandalkan kemampuan dalam materi
saja, namun guru yang baik yaitu guru yang dapat mengenali dan memahami
karakteristik peserta didiknya dengan cara mengenali dan memahami karakteristik
peserta didik, guru tersebut dapat tahu apa yang dibutuhkan oleh peserta didik
dan mampu mengarahkan serta membimbing peserta didiknya, sehingga proses
pembelajaran berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Pembelajaran
di setiap harinya lebih dominasi oleh keaktifan guru dalam hal ini siswa lebih
ke pasif dalam pembelajaran perlu adanya instruksi langsung dari guru agar
peserta didik mau beranjak dari tempat duduknya dan bergerak untuk aktif dalam
mengikuti pembelajaran di sekolah. Pentingnya bagi seorang guru untuk dapat
mengenali dan memahami karakteristik peserta didik. Salah satu manfaat ketika
guru mengenali dan memahami karakter peserta didik merupakan sebuah proses
belajar mengajar yang berlangsung dengan baik. Karena hal tersebut merupakan
keinginan setiap guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Selain itu, ada juga manfaat dari memahami
karakteristik peserta didik, dimana selain berperan untuk rancangan
pembelajaran, ada beberapa manfaat lain yang didapatkan dari menganalisis
peserta didik di dalam kelas, yaitu : 1. Mendapat gambaran yang lengkap tentang
kemampuan awal siswa sebagai landasan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran
yang optimal. 2. Mengetahui jenis pengalaman yang telah dimiliki oleh siswa
sehingga bisa memberikan materi secara tepat lewat contoh atau ilustrasi. 3. Mengetahui
latar belakang sosial dan budaya siswa, contohnya tongkat pendidikan orang tua,
sosial ekonomi, atau dimensi kehidupan lainnya, agar bisa disesuaikan dengan metode
yang efesiens. 4. Mendapat informasi
tentang tingkat pertumbuhan dan perkembangan siswa, baik jasmani maupun rohani,
yang berpengaruh terhadap keberhasilan dan cara belajar mereka. 5. Mengetahui
aspirasi dan kebutuhan siswa sehingga dapat merancang strategi pembelajaran
yang lebih tepat. 6. Mengetahui tingkat penguasaan pengetahuan yang sudah
diperoleh siswa sebelumnya.
7. Mendapat gambaran tentang tingkat penguasaan bahasa
siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang bisa jadi pertimbangan dalam
menyajikan materi. 8. Mengetahui sikap dan nilai yang ada dalam diri siswa,
sebab hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk merencanakan pengajaran.
Dalam lingkup belajar mengajar
yang dilakukan oleh guru di lingkungan sekolah seringkali dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan siswa. Penggunaan
model, strategi, pendekatan, metode, dan media yang selalu sama, bahkan guru
ada yang tidak menggunakan media, sehingga pada semua mata pelajaran yang
diajarkan oleh guru, membuat peserta didik kurang termotivasi dan kurang
bersemangat mengikuti proses pembelajaran. Pembelajaran di setiap harinya lebih
dominasi oleh keaktifan guru dalam hal ini siswa lebih ke pasif dalam
pembelajaran perlu adanya instruksi langsung dari guru agar peserta didik mau
beranjak dari tempat duduknya dan bergerak untuk aktif dalam mengikuti
pembelajaran di sekolah. Pentingnya bagi seorang guru untuk dapat mengenali dan
memahami karakteristik peserta didik. Salah satu manfaat ketika guru mengenali
dan memahami karakter peserta didik merupakan sebuah proses belajar mengajar
yang berlangsung dengan baik. Karena hal tersebut merupakan keinginan setiap
guru dalam melaksanakan pembelajaran. Pemahaman karakteristik peserta didik
sangat menentukan hasil belajar yang akan di capai, aktivitas apa yang perlu
dilakukan, dan bagaimana cara yang tepat mengajar bagi peserta didik. Sebenarnya
karakteristik peserta didik ini harus menjadi hal yang cukup berperan penting bagi
pendidik dalam melakukan seluruh aktivitas didalam pembelajaran. Karena selama belajar mengajar didalam kelas akan berhadapan
dengan karakter yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar