Dalam membangun perkembangan dan keilmuan tentunya peran perpustakaan dan Islam sangatlah penting serta dibutuhkan. Tanpa adanya perpustakaan dan Islam maka tidak akan berpengaruh pada perkembangan keilmuan. Dibangunnya perpustakaan merupakan upaya untuk membangun peradaban Islam, di mana pada masa itu umat Islam menghadirkan perpustakaan sebagai icon dari adanya ilmu pengetahuan. Pada masa itu perpustakaan dijadikan sebagai tempat yeng membawa perubahan bagi masyarakat luas pada masa itu. Sejarah kepustakaan dan perpustakaan Islam dimulai dari praktik kepustakaan kepustakawanan yang berupa tradisi dan pelestarian informasi pada suatu media. Tradisi yang muncul adalah tradisi teks di mana berupa penulisan wahyu Al-Quran dan teknik bagaimana melestarikan media penyimpanan informasi seperti kulit binatang, batu, tulang unta dan media lainnya. Cikal bakal adanya perpustakaan sudah ada pada masa sebelumnya yang ditandai dengan adanya:
a. Terdapat wahyu Allah
yang pertama memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk membaca (Iqra’).
b. Terdapat sahabat seperti Zaid bin Tsabit, Ubay bin Ka’ab,
dan Khalid bin Walid yang diangkat langsung oleh Rasulullah SAW, untuk menulis
mushaf Al-Quran.
c. Rasulullah SAW
memerintahkan kepada tawanan perang Badar untuk mengajari anak-anak Muslim
membaca dan menulis.
d. Munculnya gagasan
menulis mushaf Al Qur’an dalam bentuk pribadi seperti Mushaf Ubay bin Ka’ab,
Menurut sejarah
terdapat perpustakaan yang berada di wilayah itu yaitu:
1. Perpustakaan Umar
al-Wakidi (736-811 M), diperkirakan seratus dua puluh ekor untan untuk membawa
koleksi buku tersebut.
2. Bait al-Hikmah
dari al-Ma’mun.
3. Dar al-Ilm dari
Ardeshir (991 M)
4. Perpustakaan
Madrasah al-Mustanshiriyah (1233 M)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar