Rabu, 19 Oktober 2022

Analisis Runtuhnya Islam di Spanyol

          Masuknya Islam ke Spanyol pada masa Khalifah Al-Walid, yang di mana khalifah tersebut merupakan Khalifah dari Bani Umayyah yang berada di Damaskus. Umat Islam sudah terlebih dahulu menguasai Afrika Utara sebelum menaklukkan Spanyol. Dalam proses penaklukan Spanyol terdapat tiga pahlawan Islam yang dikatakan paling berjasa memimpin satuan-satuan pasukan ke sana. mereka adalah Tharif Ibn Malik, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nushair. Spanyol di duduki umat islam pada zaman khalifah Al-Walid (705-715), salah seorang khalifah dari bani umayyah yang berpusat di damaskus. Sebelum meneklukkan spanyol, umat islam telah mengusai afrika utara dan menjadikannya sebagai salah satu provinsi dari dinasti umayyah. Dalam proses penaklukan spanyol terdapat tiga pahlawan islam yang dikatakan paling berjasa memimpin satuan-satuan pasukan ke sana. mereka adalah Tharif Ibn Malik, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nushair. 

         Masa kekuatan islam di spanyol di mulai semenjak tahun 711 M, ketika Thariq Ibn Ziyad mampu menghancurkan pasukan Goth dan mengusai kota Toledo dan berakhir pada 1492, selama lebih dari tujuh abad umat islam memerintah spanyol dalam bentuk pemerintahan yang berada. Perkembangan pendidikan Islam di spanyol meliputi perkembangan dari sisi institusinya maupun materi atau kurikulumnya. Pada masa pemerintahan Abdurahman Al-Dakhil memanfaatkan potensi ini dengan sebaik-baiknya bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Adapun upayanya dalam mengembangkan pendidikan dan peradaban antara lain mendirikan lembaga pendidikan, perkembangan perpustakaan, kemajuan intelektual, kemajuan bidang agama, dan kemajuan dalam bidang arsitektur bangunan.

          Kemajuan besar dalam peradaban ini, runtuh setelah dinasti yang berkuasa di wilayah kecil ini tidak mampu mencegah perebutan kekuasaan di kalangan pangeranya. Abu Abdullah Muhammad yang merasa di singkirkan karena tidak diberi wewenang menggantikan kedudukan bapaknya menjadi amir di Granada, akhirnya memberontak. Setelah ayahnya terbunuh kekuasaan beralih ke Mahammad ibn Sa’ad. Abu Abdullah lalu meminta bantuan kepada Ferdinand dan Isabella. Mereka berhasil mengalahkan penguasa yang sah dan menjadikan Abu Abdullah naik tahta. Ketika kedua raja tersebut bersatu untuk merebut kekuasaan terakhir umat islam di Granada. Abu Abdullah tidak kuasa menahan serangan tersebut pada tahun 1492. Kekalahan membuatnya hijrah ke afrika utara dan dengan demikian berakhirlah kekuasaan islam di spanyol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMIKIRAN ISLAM

     POTRET PEMIKIRAN POLITIK ISLAM               MODERN (Membedah Tiga Paradigma             Pemikiran Politik Islam: Tradisionalis,       ...